LPPM UNBITAGo Hadiri Rapat Sinergi Riset Kolaborasi Pemulihan Danau Limboto

Oleh: LPPM UNBITA | Tanggal: 23/05/2025 | dibaca 138 kali


Gorontalo, 21 Mei 2025 (Tim LPPM)---Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali menjadi sorotan dalam dunia akademik Gorontalo. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITAGo) hadir dalam Rapat Sinergi Riset Kolaborasi LPPM Universitas se-Provinsi Gorontalo, yang diselenggarakan pada Rabu (21/5) di Meeting Room Gedung LPPM Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

Rapat ini difokuskan pada upaya pelestarian dan pemulihan ekosistem Danau Limboto salah satu kawasan krisis ekologis yang kini membutuhkan keterlibatan serius berbagai pihak. LPPM UNBITAGo diwakili langsung oleh Kepala LPPM UNBITAGo, Bapak Andi Yusuf Katili, S.Sos., M.Si yang didampingi oleh Kepala Unit Pengelola Jurnal, Melki Tunggati, S.H., M.H

Menurut, Bapak Andi Yusuf Katili langkah ini adalah sebuah garakan nyata dan sebuah bentuk pengabdian kepada masyarakat secara langsung. sebab itu Andi menekankan bahwa sinergi lintas lembaga untuk menyelamatkan ekosistem Danau Limboto harus dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

"Kami hadir bukan hanya membawa nama institusi, tetapi membawa semangat kolaborasi untuk perubahan nyata. Danau Limboto adalah warisan lingkungan kita semua. Kolaborasi riset dan pengabdian ini adalah jalan bersama menuju penyelamatan dan pemulihannya" ujar Andi.

Agenda utama rapat mencakup diskusi terbuka dan penyusunan rencana kerja bersama, dengan tujuan membangun sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam melaksanakan program riset terapan dan pengabdian masyarakat di wilayah Danau Limboto. Fokus utamanya antara lain mitigasi degradasi lahan, pemberdayaan masyarakat pesisir, serta penguatan basis data riset kawasan.

Melki Tunggati menambahkan bahwa selain kerja lapangan, dokumentasi ilmiah dan diseminasi hasil penelitian juga harus menjadi prioritas:

"Riset dan pengabdian yang kuat harus diikuti dengan publikasi yang berdampak. Kami terbuka untuk pengelolaan jurnal kolaboratif antarperguruan tinggi agar setiap langkah yang kita ambil bisa direkam dan dijadikan referensi masa depan" katanya.

Melalui forum ini, LPPM se-Gorontalo berharap tercipta peta jalan bersama untuk merancang solusi berkelanjutan demi kelestarian Danau Limboto, tidak hanya sebagai objek riset, tetapi sebagai ruang hidup yang perlu dijaga secara kolektif.

 

Baca juga: