UNBITA Perkuat Komitmen Riset dan Abdimas dengan Penandatanganan Kontrak Penelitian DRTPM

Oleh: LPPM UNBITA | Tanggal: 03/09/2024 | dibaca 283 kali


Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat melalui penandatanganan kontrak penelitian dengan Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Penandatanganan ini berlangsung pada Selasa, 27 Agustus 2024, di ruang kerja Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, yang dihadiri oleh Ketua Kelompok Kerja Riset dan Pengabdian Masyarakat LLDIKTI Wilayah 16, Novel Acub Umar, S.E., M.Si.

Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terlaksananya penandatanganan kontrak penelitian ini. "Kami sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Kemendikbudristek dan LLDIKTI Wilayah 16 kepada Universitas Bina Taruna Gorontalo untuk berpartisipasi dalam program penelitian yang strategis ini. Penandatanganan kontrak ini merupakan langkah penting dalam upaya kami untuk terus memperkuat peran universitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas," ujar Dr. Ellys Rachman.

Lebih lanjut, Dr. Ellys menjelaskan bahwa melalui kerja sama ini, Universitas Bina Taruna Gorontalo berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas riset di kalangan dosen dan mahasiswa, serta memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat. "Penelitian yang dilakukan oleh universitas tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Kami akan terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan riset yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Gorontalo," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua Kelompok Kerja Riset dan Pengabdian Masyarakat LLDIKTI Wilayah 16, Novel Acub Umar, S.E., M.Si, juga menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Universitas Bina Taruna Gorontalo dalam program pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian yang merupakan bagian dari program DRTPM Kemendikbudristek tahun anggaran 2024. "Dari LLDikti, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi aktif dalam program ini. Tim Riset Abdimas LLDIKTI Wilayah 16 dengan bangga melaporkan peningkatan kinerja, baik dalam jumlah PTS yang berpartisipasi maupun jumlah proposal hibah yang diterima. Pada tahun 2023, hanya 34 PTS yang berpartisipasi dengan 95 proposal didanai. Namun, alhamdulillah, pada tahun 2024 terjadi peningkatan signifikan dengan 45 PTS yang mengajukan proposal dan 275 proposal yang berhasil didanai," ujar Novel Acub Umar.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dalam mendorong dosen untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian. "Di UNBITA sendiri, beberapa proposal telah diajukan, dan sebanyak 4 proposal dinyatakan lolos pendanaan tahun ini. Meskipun terjadi sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, UNBITA tetap konsisten dan aktif dalam mendukung program-program Kemendikbudristek, terutama dalam pelaksanaan Tridharma penelitian dan pengabdian," tambahnya.

Penandatanganan kontrak ini juga menandai penguatan kerja sama antara Universitas Bina Taruna Gorontalo dan LLDIKTI Wilayah 16. "Kami mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh LLDIKTI Wilayah 16 dalam memfasilitasi kerja sama ini. Kolaborasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem riset dan pengabdian masyarakat di lingkungan Universitas Bina Taruna Gorontalo, serta mendorong terciptanya inovasi-inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat," ungkap Dr. Ellys.

Dalam pelaksanaan program penelitian ini, Universitas Bina Taruna Gorontalo akan fokus pada beberapa bidang strategis yang relevan dengan kebutuhan dan potensi lokal. Dr. Ellys menyebutkan bahwa riset yang akan dilakukan mencakup berbagai aspek, termasuk pengembangan teknologi terapan, pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM), serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan di wilayah Gorontalo.

"Kami berharap bahwa hasil dari penelitian ini tidak hanya akan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat. Universitas Bina Taruna Gorontalo berkomitmen untuk terus menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di wilayah Gorontalo dan sekitarnya," tegasnya.

Dr. Ellys Rachman juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam program-program riset dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Bina Taruna Gorontalo. "Kami berharap, melalui program ini, akan tercipta budaya riset yang kuat di lingkungan universitas, yang terus berkembang dan berkelanjutan. Kami juga berharap bahwa hasil dari penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengambilan kebijakan yang lebih baik di tingkat lokal maupun nasional," katanya.

Penandatanganan kontrak penelitian ini diharapkan menjadi titik awal dari berbagai inisiatif riset dan pengabdian masyarakat yang akan dikembangkan oleh Universitas Bina Taruna Gorontalo di masa depan. Dengan dukungan penuh dari Kemendikbudristek dan LLDIKTI Wilayah 16, universitas ini siap untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Baca juga: